Fakultas Agama Islam UM Palembang Gandeng Bank Mega Syariah Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Syariah

Di tengah pertumbuhan industri keuangan syariah yang terus berkembang, perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya membekali mahasiswa dengan teori di ruang kelas. Dunia pendidikan kini dituntut mampu menghadirkan pengalaman nyata agar lulusan memiliki kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, kerja sama antara kampus dan industri menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Semangat tersebut tampak dalam kegiatan silaturahmi antara Bank Mega Syariah Palembang dan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang yang berlangsung pada Kamis, 21 Mei, di Ruang Rapat Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang .

Kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi Ekonomi Syariah itu bukan sekadar agenda kunjungan biasa, melainkan momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan ekonomi syariah. Pertemuan tersebut menghadirkan tim dari Bank Mega Syariah Palembang yang dipimpin oleh Relationship Manager, Sri Minasari, bersama anggota tim lainnya Anggi Wulandari, Wiyogo Cahyo, M.agung Kurniawan, M.Daffa Prayoga. Dari jajaran Fakultas, hadir Dekan Fakultas Agama Islam Dr. Purmansyah Ariadi, M.Hum, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Rulitawati M.Pd.I, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Rijalus shalihin, M.H.I, Ketua  dan sekretaris Prodi Ekonomi syariah M. Jauhari, M.Si dan Hendri Nur Alam, M.Si, serta Dosen dan Tendik di lingkungan Fakultas Agama Islam.

Acara dipandu oleh Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, M. Jauhari, S.E., M.Si., yang membuka kegiatan dengan memperkenalkan seluruh peserta yang hadir. Selanjutnya sambutan oleh Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Purmansyah Ariadi, M.Hum menyampaikan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara institusi pendidikan dan lembaga keuangan syariah sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan praktik profesional di lapangan. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan dunia industri merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu lulusan. Menurutnya, persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis, pengalaman kerja, serta wawasan yang luas mengenai perkembangan industri syariah saat ini.

 

Dalam kesempatan tersebut sekaligus sambutan oleh Relationship Manager, Sri Minasari bahwa pihak Bank Mega Syariah juga memperkenalkan berbagai program unggulan yang dimiliki, seperti cicilan emas dan tabungan haji. Program-program tersebut tidak hanya menawarkan layanan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi literasi keuangan syariah bagi masyarakat. Melalui pengenalan produk tersebut, mahasiswa dapat memahami bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam diterapkan secara nyata dalam layanan perbankan modern.

Hubungan antara Program Studi Ekonomi Syariah dan Bank Mega Syariah Palembang sendiri telah terjalin cukup lama. Setiap semester, mahasiswa secara rutin mengikuti program magang di bank tersebut. Kegiatan magang memberikan banyak pengalaman berharga karena mahasiswa dapat melihat langsung sistem operasional perbankan syariah, budaya kerja profesional, serta penerapan nilai-nilai syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Program magang menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan diri. Mereka belajar tentang tanggung jawab, pelayanan, komunikasi, dan etika kerja yang baik. Pengalaman tersebut membuat mahasiswa memahami bahwa ekonomi syariah bukan hanya sekadar konsep akademik, tetapi juga nilai yang harus dijalankan dengan amanah, kejujuran, dan profesionalisme.

Pertemuan ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara dunia pendidikan dan industri perbankan syariah dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat. Pendidikan ekonomi syariah tidak hanya berorientasi pada keuntungan material, melainkan juga mengedepankan keadilan, keberkahan, dan tanggung jawab sosial.

Kegiatan silaturahmi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kampus memerlukan mitra strategis untuk memperluas pengalaman mahasiswa, sedangkan dunia industri membutuhkan generasi muda yang siap berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Kolaborasi yang baik antara keduanya akan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih produktif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga memberikan motivasi dan optimisme dalam memandang masa depan. Kehadiran praktisi dari dunia perbankan syariah membuka wawasan bahwa peluang karier di sektor ekonomi syariah masih sangat luas. Dengan kerja sama yang terus dibangun, diharapkan lahir lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Editor : Admin DFH